Sabtu, 31 Maret 2018

OPERA JALAN SALIB MEMPERINGATI PENDERITAAN TUHAN YESUS KRISTUS OLEH JEMAAT GKI SILOAM SANOBA PADA JUMAT AGUNG 2018


Terdengar derap langkah serdadu Romawi menapaki lorong-lorong Yerusalem, tradisi kuno berarak maju menyanyikan yel-yel kebencian….Pawai masal terjadi lagi, sebuah karnaval di gelar meriah mengisi jalan-jalan kota Yerusalem, ribuan mata memandang hina dan keji kepada salib, menyaksikan tradisi Romawi diulang lagi adakah ceria menyaksikan tradisi Romawi diulang, adakah ceria di hari itu..? Riuhnya suara sorakan menambah beban berat pada kayu berpalang, menantikan sang Raja Orang Yahudi menuju tiang gantungan yang dipikulNya.

Harapan pembebasan  sirnalah sudah, terkubur peluh yang bercecaran di pinggirang bukit Tengkorak. Tawa dan ejekan menjadi lagu nan merdu, mengisi laparnya perut Sang Juruselamat.


Betapa beratnya beban ditanggung, juba tak bernyawa terobek sudah…suara rintihan menusuk sukma, peluh dan darah membasahi salib, darah nan suci mengalirkan kasih Bapa yang mencari umat yang terhilang.
Dari Getsemani terukir zaman ilahi, dari Kalvari terkoyak tabir kegelapan, membawa perdamaian, menyatakan penggenapan janji Sang Khalik…hari ini kisah itu terulang kembali sipakah yang dapat menceritakannya..??


Pementasan Opera Penyalibab Tuhan Yesus Kristus dimaksudkan untuk memperingati penderitaan dan siksaan yang Sang Juruselamat yang tanpa noda dan cacat dosa harus di jatuhi hukuman mati di kayu salib oleh karena kedengkian dan ambisi para penguasa Yahudi saat itu.

kematianNya harus terjadi sebagaimana telah di nubuatkan oeh para nabi jauh sebelum kedatangan dan kematianNya, Dia adalah Yesus Tuhan kita yang menanggung dosa dan kelemahan kita dan melalui kematianNya Dia memperdamaikan hubungan kita manusia dengan Allah Bapa di sorga yang selama ini terputus akibat dari dosa.


Pementasan Opera ini juga untuk mengingatkan kita semua tentang kasih Bapa Sorgawi kita yang sangat besar dan melalui pengorbanan Yesus Kristus yang adalah AnakNya yang tunggal kini kita tidak harus takut akan kuasa dosa yang olehnya maut telah mendapat bagianan di dalamnya.

Parade foto setelah prosesi opera penyaliban Tuhan Yesus Kristus
























Tidak ada komentar:

Posting Komentar