Senin, 31 Oktober 2016

IBADAH AKHIR BULAN OKTOBER 2016 DI GKI SILOAM SANOBA NABIRE


Paulus menulis surat yang ke dua kepada jemaat di Korintus yang mana isinya adalah  curahan hati yang di tulis dalam keadaan sedih, cemas dan sesak, hal ini dapat kita lihat pada awal penulisan kitab 2 Korintus ini. Isinya lebih pada pencurahan hati jika dibandingan dengan surat-surat lainnya yang di tulis oleh rasul Paulus.

Demikian kutipan kotbah pada ibadah akhir bulan oktober 2016 di GKI Siloam Sanoba Nabire yang di pimpin oleh Pnt. Martha Noriwari dengan mengambil pembacaan Tuhan dari kitab 2 Korintus 6:1-10 “Paulus dalam pelayanan”

Lebih lanjut menurut Pnt. Martha Noriwari bahwa alasan Paulus menulis surat 2 Korintus adalah karena dia merasa ada penyertaan Tuhan dalam kesusahan dan kekecewaan yang sempat di alami olehnya, bahwa ia merasakan penyertaan dari Bapa Sorgawi yang penuh belas kasihan dan juga sumber segalah penghiburan yang memberikan kuat dan mampu untuk menolong dan memberikan kekuatan kepadanya dalam kelemahan-kelemahan yang di alami pada saat dia memberitakan kebenaran firman Tuhan.

 Kita ketahui bahwa dalam pelayanannya rasul Paulus banyak sekali mengalami tantangan baik berupa hinaan dan cacian, penindasan bahkan penyiksaan badani, namun rasul Paulus tetap teguh untuk mau menyampaikan kebenaran firman bagi mereka yang berada di Korintus dengan penuh percaya bahwa firman Tuhan harus di sebarkan agar orang menjadi percaya dan di selamatkan.



Sikap rasul Paulus tersebut hendaklah menjadi motifasi bagi kita semua baik pendeta, guru jemaat, penatua, syamas dan semua jemaat bahwa dalam mewartakan firman Tuhan terkadang kita di perhadapkan dengan berbagai tantangan dan permasalahan, tetapi hendaklah tantangan tersebut tidak menyulutkan iman dan percaya kita serta semangat dalam meberitakan firman Tuhan terhadap sesama kita.

Ayat 2. “Sebab Allah berfirman: Pada waktu Aku berkenan Aku akan mendengarkan engkau, dan pada waktu hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau”

Ayat firman diatas mengambarkan ketegasan Allah kepada hamba-hambaNya dan juga kita semua bahwa Dia tidak menutup telinggah dan membiarkan kita mengalami musibah yang membuat kita tidak mampu memberitakan firman-Nya, tetapi Dia akan menolong kita untuk membelah firman-Nya.

Mengakhiri kotbahnya Pnt. Martha Noriwari mengatakan bahwa tugas menyampaikan firman Tuhan adalah tugas semua orang percaya yang telah di selamatkan dengan tidak bimbang dan ragu karena Tuhan Allah kita tidak pernah membiarkan kita berjalan sendiri dalam menjalankan pekerjaan-Nya di muka bumi ini.

Kiranya kasih Tuhan Yesus senantiasa menyertai hidup dan pelayanan kita di bulan november besok sebagaimana Dia telah menjaga dan berkenan mengantarkan kita melewati bulan oktober 2016 ini.

Pada khir ibadah di lakukan perayaan uang tahun bagi tiga orang ibu yang berulang tahun dalam bulan okotober 2016 sebagaimana program yang telah di tetapkan oleh unsur PW Siloam.


Setelah ibadah dilakukan jamuan kasih dalam bentuk makan dan minum yang telah di siapkan oleh ketiga ibu yang berulang tahun kepada seluruh warga jemaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar