Sabtu, 24 Desember 2016

IBADAH MALAM KUDUS 24 DESEMBER 2016 DI GKI SILOAM SANOBA NABIRE



Warga jemaat GKI Siloam Sanoba Nabire menghadiri ibadah malam kudus (24/12/16) yang dilaksanakan tepat pukul 18:00pm (Jam 6 sore) hingga selesai di gedung gereja GKI Siloam Sanoba.

Ibadah malam kudus ini di pimpin oleh Pdt.F.Samsanoy, S.Th dengan mengambil pembacaan firman Tuhan dari kitab Lukas 2:1-7 “Kelahiran Yesus”

Dalam kotbahnya Pdt.F.Samsanoy mengatakan bahwa penulis kitab Lukas sebagaimana pembacaan firman Tuhan pada malam kudus ini bahwa penulis ingin menyampaikan berita sukacita atau kedamaian terkait kehadiran seorang bayi yang kudus dan juga anak Raja yang Mulia, seorang penguasa yang kekal. Lukas memberitakan arti dan peranan Yesus dalam perspektif sejarah dunia.


Yesus di lahirkan pada saat pemerintahan kaisar Agustus atau pemerintahan Romawi berkuasa atas Israel dan mewajibkan semua orang agar kembali ke kampung halamannya masing-masing karena akan diadakan pendataan atau sensus penduduk.

Di kisahkan bahwa Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud. Dan ketika mereka dalam perjalanan Maria tunangannya yang sedang mengandung, melahirkan seorang anak laki-laki , anaknya yang sulung, lalu membungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.


Cerita kelahiran dan kehadiran Yesus di dunia sekaligus memberikan penghiburan dan pengharapan kepada kita semua bahwa Yesus yang adalah Tuhan dan juruselamat relah melepaskan status keilahian-Nya dan memilih menjadi sama dengan manusia bahkan relah lahir di tempat yang hina karena kasih-Nya kepada kita.

Berita Natal ini kiranya mewajibkan kita untuk menghadirkan damai sejahtera dalam hidup bersama, dan damai sejahtera yang dimaksud tersebut adalah pemulihan hubungan yang bertahap baik dengan Allah maupun sesama kita.

Ibadah perayaan malam kudus saat ini di isi juga dengan kesaksian lagu oleh Solo Kasih, VG Kasih dan PS. PAR Siloam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar