Sabtu, 31 Desember 2016

IBADAH MENGAKHIRI TAHUN 2016 DI GKI SILOAM SANOBA NABIRE


Bertempat di gedung gereja GKI Siloam Sanoba Nabire sore tadi (31/12) hingga malam telah dilaksanakan ibadah mengakhiri Tahun 2016 yang di pimpin oleh Pdt.F. Samsanoy, S.Th dengan mengambil pembacaan firman Tuhan dari kitab Pengkhotbah 8:1-13.

Dalam renungannya Pdt.F. Samsanoy mengatakan bahwa firman Tuhan saat ini berbicara terkait hikmat atau yang dalam bahasa Ibrani di sebut khokhmah atau ajaran, nasehat, didikan, petua dari seorang guru yang di sampaikan kepada muridnya atau dari orang tua yang disampaikan kepada anak-anaknya.


Hikmat diajarkan oleh guru dan juga orang tua kepada murid dan anak dengan maksud agar anak-anak dapat hidup dengan baik. Kitab pengkhotbah juga mengatakan bahwa orang yang berhikmat adalah orang yang takut kepada Tuhan Allah di sorga dan pada ayatnya yang pertama pada pembacaan firman Tuhan saat ini dikatakan bahwa orang yang berhikmat dapat menyelesaikan segalah perkara.

Orang berhikmat sudah pasti selalu mengandalkan Tuhan dalam hidupnya, kita semua yang percaya kepada Tuhan adalah orang yang berhikmat sehingga kita dimampukan buat menghadapi segalah permasalahan dan pergumulan hidup dan menempatkan Tuhan di depan kita.


Dalam tahun 2016 ini kita sering melihat orang fasik hidup senang sementara orang saleh hidupnya penuh penderitaan, tetapi hendaknya hal itu tidak menyurutkan iman dan percaya kita kepada Tuhan, sebab rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera sehingga tidak ada alasan menjadi kecewa dan menjahui Tuhan.

Tahun 2017 yang akan kita masuki ini adalah penuh dengan misteri dan rahasia bagi kehidupan kita, maka kita harus betul-betul mencari Tuhan dan melaksanakan hikmat itu dalam kehidupan kita agar kehidupan kita selalu di pimpin dan diarahkan oleh Tuhan dalam menjalani Tahun 2017 nanti.


Dalam ibadah ini juga dilaksanakan aksi spontanitas oleh unsur PAR dan PAM Siloam yang membawakan fragmen terkait kasih seorang anak kepada ibu, bapa dan juga kakek mereka dimana sebagai anak mereka merasa tidak dapat memberikan yang terbaik kepada orang tua mereka dan hanya dapat memberi sebuah kalung yang terbuat dari lampion Natal di akhir tahun 2016 ini.


Ibadah juga di isi dengan kesaksian lagu oleh VG PW Siloam, VG WYK 2 Siloam, VG PAR dan PAM Siloam dan Trio PAR Siloam.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar