Jumat, 30 Desember 2016

PERAYAAN NATAL WYK 2 GKI SILOAM SANOBA NABIRE


Orang majus adalah orang yang tidak mempercayai Tuhan dan mereka ahli atau berprofesi sebagai ahli dalam ilmu perbintangan. Biasanya mereka melihat bintang dan menafsir bentuk bintang tersebut serta mengaitkannya dengan kehidupan manusia serta kejadian yang akan terjadi.

Demikian kutipan kotbah pada ibadah perayaan Natal WYK 2 GKI Siloam Sanoba Nabire yang dilaksanakan sore tadi (30/12) di gedung gereja Siloam dan di pimpin oleh Pdt.F. Sasanoy, S.Th dengan mengambil pembacaan firman Tuhan dari kitab injil Matius 2:1-12 “Orang-orang majus dari timur”


Lebih lanjut menurut Pdt.F. Samsanoy bahwa sekalipun orang-orang majus tersebut tidak percaya kepada Allah, namun  Allah mau memakai mereka untuk memperlihatkan dan menyampaikan kabar sukacita terkait kelahiran Juruselamat.

Diceritakan bahwa ketikah orang-orang majus tersebut melihat tanda bintang dan mereka berjalan terus menuju Betlehem hingga bertemu dengan raja Herodes dan menyampaikan serta bertanya kepadanya dimana Raja yang baru lahir itu, Raja orang Yahudi.

Dan yang terjadi Herodes menjadi terkejut karena dia tahu bahwa tidak ada raja di Yerusalem selain dirinya sendiri, sehingga informasi dari para majus tersebut membuat dia terkejut dan memanggil para imam dan bertanya kepada mereka terkait tempat dimana Raja itu akan lahir dan mereka berkata bahwa Dia akan lahir di Yerusalem-kota Daud.  Selanjutnya Herodes berpesan kepada para majus untuk mencari Raja itu dan jika telah bertemu mereka harus menyampaikan kepadanya agar dia juga mau menyembah-Nya,  tetapi yang sebenarnya niat dari Herodes adalah jahat sehingga Allah memperingati para majus tersebut melaui mimpi setelah bertemu dengan bayi Yesus  sehingga mereka kembali kenegerinya melalui jalan lain.


 Kelahiran Yesus sendiri untuk membawa damai dan sukacita dalam kehidupan kita, sehingga dalam kehidupan kita harus mengalami perubahan hidup dari yang negatif menjadi positif.

Kita tidak boleh tinggal dalam kehidupan yang lama yang penuh dengan dendam, iri hati dan dengki, tetapi melalui perayaan Natal kita mau mempersembahkan hidup kita kepada Tuhan dengan sunguh-sungguh sebagaimana para majus telah membawa emas, kemenyaan dan mur kepada bayi Yesus maka kita juga harus mempersembahkan hidup kita sepenuhnya kepada kepada Tuhan agar hidup kita berkenan kepada-Nya.


Ibadah Natal WYK 2 ini juga di isi denga kesaksian lagu Vg. PW dan PAR Siloam.

Setelah ibadah dilakukan jamuan kasih dalam bentuk makan bersama seluruh warga WYK 2 GKI Siloam Sanoba bersama tamu undangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar