IBADAH PERAYAAN NATAL PAM GKI SILOAM, SENIN 28 DESEMBER 2015 DI GKI SILOAM SANOBA NABIRE


Ibadah Perayaan Natal Persekutuan Anak Muda (PAM) GKI Siloam Sanoba Nabire
Pembacaan Firman Tuhan Matius 2:1-12 “Orang-orang majus dari timur”
Pelayan Firman Pdt.F.Samsanoy,S.Th

Orang majus adalah ahli nujum dan berasal dari latar belakang orang kafir dan mereka adalah bangsa timur yang juga tidak mengenal Allah, tetapi di pakai oleh Allah untuk mencari dan juga mengabarkan kepada umat Israel tentang kedatangan Putra Natal.

Melalui petunjuk bintang timur mereka berjalan hingga ke Yerusalem dan bertanya kepada orang Yahudi tentang petunjuk bintang tersebut dan sekaligus kabar tersebut sampai di telinga raja Herodes dan Herodes pun bertanya kepada para imam dan ahli taurat terkait raja yang dimaksud oleh orang majus tersebut dan menurut ahli taurat bahwa Kristus harus lahir di Betlehem yakni di kota Daud.

Mendengar hal tersebut hati Herodes menjadi gelisa karena dia berpikir bahwa di Yerusalem hanya dia seorang yang duduk di kursi raja dan tidak ada raja yang lainnya lagi, sehingga menambah rasa penasarannya sehingga ia berpesan pada ke tiga orang majus tersebut bahwa ketika mereka telah mendapat raja yang di maksud jangan lupa untuk mengabarkanya kepada dia karena dia juga hendak menyembahNya.
Tetapi Allah telah mencegah para majus tersebut agar mereka tidak kembali kepada Herodes seperti pesannya kepada mereka dan harus mengambil jalan lain untuk kembali ke negeri mereka di timur.

Kebenaran firman Tuhan mau mengajarkan dan juga mengingatkan kita semua bahwa Allah memakai orang-orang berdosa untuk mengabarkan kepada dunia bahwa Juruselamat telah datang karena Yesus datang bukan untuk orang benar tetapi untuk orang berdosa dan menyelamatkan yang lemah dan terhilang.

Sebagai pemuda dan pemudi Kristen kita juga tidak terlepas dari kelemahan dan dosa, tetapi kalau Yesus sudah mengangkat kelemahan dan dosa tersebut maka kita harus setia bagi Tuhan.

Pemuda dan pemudi adalah tulang punggung gereja yang kelak akan memimpin gereja ini, ketika orang-orang tua telah tiada pemuda akan memegang tongkat estafet gereja ini.

Pertentangan dan juga perbedaan pendapat dalam berorganisasi adalah hal yang biasa, tetapi hendaklah jangan sampai kita undur dari pekerjaan Tuhan serta harus ingat untuk mengajak mereka yang tidak aktif agar bergabung dan kembali bersekutu bersama-sama dalam melayani Tuhan.

Tetaplah berpegang pada Firman Tuhan dan berharap campur tangan Tuhan agar wadah PAM GKI Siloam tetap solit dan berjalan berdasarkan takut akan Tuhan.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBADAH MINGGU PAGI, MINGGU SENGSARA KE-7, 20 MARET 2016 DI GKI SILOAM SANOBA NABIRE

IBADAH SYUKUR PENAMATAN TK BESAR GKI SILOAM SANOBA TAHUN AJARAN 2018/2019

PEMBUKAAN SIDANG JEMAAT KE-II GKI SILOAM SANOBA NABIRE, KAMIS 28 JANUARI 2016